![]() | |||||||||
|
Selamat sore menjelang malam nih para
teman-teman blogger, dalam bahasan kali ini saya akan melanjutkan dari tulisan
sebelumnya yang tentu bahasannya tentang game juga yaitu tentang arsitektur
game engine,sebelumnya apakah teman-teman sekalian sudah tahu apakah game
engine ? serta bagaimana arsitektur berserta tipe-tipe game engine ? untuk itu
berikut penjelasannya...
Game engine adalah
sebuah sistem perangkat lunak (software) yang dirancang untuk pembuatan
dan pengembangan suatu video game. Game engine memberikan kemudahan
dalam menciptakan konsep sebuah game yang akan di buat. Mulai dari sistem
rendering, physics, arsitektur suara scripting, A.I, dan bahkan sistem networking.
Game engine dapat dikatakan sebagai jiwa dari seluruh aspek sebuah game.
Tujuan digunakannya game
engine adalah untuk mempermudah pembuatan bagian‐bagian tertentu dalam game,
membagi‐bagi
pengembangan game menjadi modul‐modul tertentu, dan memudahkan kolaborasi antar pihak.
Game engine biasanya datang dengan
berbagai macam jenis dan ditujukan untuk berbagai kemampuan pemrogramman.
Berikut ini beberapa tipe dari game engine.
- Roll Your‐Game
Engine
Game engine tipe lebih
disukai karena selain kemungkinan besar gratis, tipe game engine ini
juga memperbolehkan para developer lebih fleksibel dalam mengitegrasikan
komponen yang diinginkan untuk dibentuk sebagai game engine mereka
sendiri. Namun kelemahan dari tipe game engine ini banyak engine yang dibuat
dengan cara semacam ini malah menyerang balik developernya.
- Mostly‐Ready‐Game
Engine
Engine ini biasanya
sudah menyediakan semuanya begitu diberikan pada developer/programmer. Semuanya
termasuk conth GUI, phisycs, libraries models, texture dan lain‐lain.
Banyak dari mereka yang sudah benar‐benar matang,
sehingga dapat langsung digunakan untuk scripting sejak hari pertama.
Game engine semacam ini memiliki beberapa batasan, terutama jika dibandingkan
dengan game engine sebelumnya yang benar‐benar terbuka
lebar. Hal ini ditujukan agar tidak banyak terjadi error yang mungkin terjadi
setelah sebuah game yang menggunakan engine ini dirilis dan masih memungkinkan
game engine‐nya tersebut untuk mengoptimalkan
kinerja game‐nya. Dengan hal ini dapat menghemat
waktu dan biaya dari para developer game.
- Point‐and‐Click
Engine
Engine ini merupakan engine
yang sangat dibatasi, tetapi dibuat dengan sangat user friendly. Anda
bahkan bisa mulai membuat game sendiri menggunakan engine seperti GameMAker,
Torque Game Builder dan Unity3D. Dengan sedikit memanfaatkan coding.
Kekurangannya terletak pada terbatasnya jenis interaksi yang bisa dilakukan dan
biasanya hal ini mencakup semuanya, mulai dari grafis hingga tata suara. Tapi
bukan berarti game engine jenis ini tidak berguna, bagi developer cerdas
dan memiliki kreativitas tinggi, game engine seperti ini bisa dirubah menjadi
sebuah game menyenangkan, seperti Flow. Game engine ini memang ditujukan bagi developer
yang ingin menyingkat waktu pemrogramman dan merilis game‐game
mereka secepatnya.
Seperti halnya perangkat lunak lainnya,
pada geme engine juga terdapat beberapa elemen diantaranya :
* Tools / Data
Dalam pengembangan game,
dibutuhkan data yang tidak semudah menuliskan text files. Dalam pengembangan
game, paling tidak dibutuhkan beberapa tools seperti 3d model editor, level
editor dan graphics programs. Bahkan jika diperlukan, seringkali kita
mengembangkan game engine tersebut dengan menambahkan beberapa code dan fitur
yang diperlukan.
* System
System adalah bagian dari game engine
yang berfungsi untuk melakukan komunikasi dengan hardware yang berada di dalam
mesin. Jika game engine sudah dibuat dengan baik maka system ini adalah
satu‐satunya bagian yang membutuhkan
perubahan yang cukup banyak apabila dilakukan implementasi pada platform yang
berbeda. Di dalam system sendiri terdapat beberapa sub system yaitu graphics,
input, sound, timer, configuration. System sendiri bertanggung jawab untuk
melakukan inisialisasi, update dan mematikan sub system yang terdapat di
dalamnya.
* Console
Dengan menambahkan console,
kita dapat merubah setting game dan setting game engine di dalam
game tanpa perlu melakukan restart pada game tersebut. Console sendiri
lebih sering digunakan dalam proses debugging. Apabila game engine tersebut
mengalami error kita tinggal mengoutputkan error message tersebut
ke dalam console tanpa harus melakukan restart. Console sendiri
dapat dihidupkan dan dimatikan sesuai keinginan.
* Support
Support adalah
bagian yang paling sering digunakan oleh system di dalam game engine. Support
sendiri berisi rumus‐rumus
matematika yang biasa digunakan seperti : vector, matrix, memory manager,
file loader merupakan dasar dari game engine dan hampir digunakan
semua projek game engine.
* Renderer / Engine Core
Pada game engine, engine
core / renderer terdiri dari beberapa sub yaitu visibility, Collision
Detection dan Response, Camera, Static Geometry, Dynamic Geometry, Particle
Systems, Billboarding, Meshes, Skybox, Lighting, Fogging, Vertex Shading, dan
Output.
* Game Interface
Game interface sendiri
merupakan layer diantara game engine dan game itu sendiri.
Berfungsi sebagai control yang bertujuan untuk memberikan interface apabila
di dalam game engine tersebut terdapat fungsi fungsi yang bersifat dinamis
sehingga memudahkan untuk mengembangkan game tersebut.
* The Game
Merupakan inti dari
penggunaan game engine sendiri, sehingga user dapat mengembangkan game
tersebut sesuai dengan yang diinginkan.
1. Freeware-Blender
- Ogre - Axiom Engine - Build Engine - Cube - Cube 2 - Panda3D - Unity 2. Berbayar/ Commercial - Alamo - A.L.I.V.E - BigWorld - DXStudio - Dunia Engine - Euphoria - GameStudio
Demikianlah tulisan saya tentang arsitektur
game engine, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan teman-teman, apabila
ada kesalahan mohon maaf, sekian dan terima kasih.
Referensi :
|
Jumat, 22 April 2016
Arsitektur Game Engine
Rabu, 30 Maret 2016
Aspek Teknologi dan Bisnis dalam Game
Hai teman-teman, apa
kabar nih ? semoga baik-baik saja. Baiklah kali ini saya akan melanjutkan
tulisan saya pada blog ini yaitu tentang aspek teknologi dan bisnis dalam game,
sebelum kita membahas hal tersebut saya akan membahas tentang game dahulu biar
teman-teman sekalian tahu awal game itu dari mana dan sehingga dapat menjadi
seperti game-game yang ada sekarang teknologi ya semakin berkembang dan
canggih,beginilah awalnya,...
Tahun 1972, pada saat itu orang belum mengenal
konsol atau game komputer, yang mereka tahu adalah video game, yaitu sebuah
permainan elektronik yang menampilkan gambar bergerak (video). Sebuah
perusahaan bernama Magnavox meluncurkan video game pertama, yaitu Odyssey. Magnavox
Odyssey, konsol game pertama di dunia mengoperasikan Pong.Tidak lama setelah
itu sebuah game arcade legendaris Atari berjudul “Pong” muncul. Pong merupakan
sebuah game sederhana yang mengambil konsep permainan tenis, satu bola dan 2
papan di kiri dan kanan, pemain sebisa mungkin harus berusaha mengembalikan
bola ke daerah lawan. Atari merilis Pong dalam bentuk sebuah mesin ding dong
bernama Sears. Dan game menurut beberapa ahli seperti berikut :
- Chris Crawford, seorang computer game designer mengemukakan bahwa game, pada intinya adalah sebuah interaktif, aktivitas yang berpusat pada sebuah pencapaian, ada pelaku aktif, ada lawan anda.
- David Parlett, Game adalah sesuatu yang memiliki “akhir dan cara mencapainya”: artinya ada tujuan, hasil dan serangkaian peraturan untuk mencapai keduanya.
- Roger Caillois, seorang sosiolog Perancis, dalam bukunya yang berjudul Les jeux et les hommes menyatakan game adalah aktivitas yang mencakup karakteristik berikut: fun (bebas bermain adalah pilihan bukan kewajiban), separate (terpisah), uncertain, non-productive, governed by rules (ada aturan), fictitious (pura-pura).
- Clark C. Abt, Game adalah kegiatan yang melibatkan keputusan pemain, berupaya mencapai tujuan dengan “dibatasi oleh konteks tertentu” (misalnya, dibatasi oleh peraturan).
- Bernard Suits Game adalah “upaya sukarela untuk mengatasi rintangan yang tidak perlu”. “Rintangan yang tidak perlu”.
- Greg Costikyan, Game adalah “sebentuk karya seni di mana peserta, yang disebut Pemain, membuat keputusan untuk mengelola sumberdaya yang dimilikinya melalui benda di dalam game demi mencapai tujuan”.
- Definisi ini dari buku Rules of Play karya Katie Salen dan Eric Zimmerman, Game adalah “sistem tempat pemain melakukan konflik bohongan, ditentukan oleh aturan, yang memberi hasil terukur”.
Ada 2 cara yang dapat digunakan dalam membuat game,
yaitu :
- Dengan membuat sendiri program yang akan digunakan untuk membuat game( umumnya professional game developer yang menggunakan cara ini).
- Dengan
menggunakan program jadi yang tinggal kita gunakan.
Untuk membuat program sendiri tidak akan kita bahas disini karena tujuan penulisan ini adalah untuk amateur game developer , tapi sekedar pengetahuan saja, untuk membuat program sendiri kita harus memahami bahasa pemrograman , dan untuk membuat program sendiri, kita dapat menggunakan “Visual Basic”, “C++”,dll.
Teknologi Game
Game Maker
Game maker merupakan suatu program yang bisa dikatakan cukup simple dan mudah untuk digunakan. Dengan program ini anda dapat menciptakan game jenis apa saja yang anda inginkan seperti: racing,action,fighting,rpg,adventure,puzzle,tactic,simulation,dll. Program ini lebih focus pada game berjenis 2D tetapi program ini juga menyediakan feature yang memungkinkan anda untuk membuat game jenis 3D ,namun anda tidak bisa membuat game sekelas “Halo”, ”Empire Earth”, “Need for Speed”, dengan program ini
RPG MAKER(R.M)
R.M merupakan program yang difokuskan untuk membuat game bertipe R.P.G (Role Playing Game).Program ini bisa dikatakan cukup mudah untuk dipahami, karena dilengkapi dengan tools-tools yang bisa dibilang tidak terlalu rumit.
AGS( Adventure Game Studio)
AGS adalah program yang khusus untuk membuat game
bertipe “point and click”. Mungkin sebagian dari anda ada yang tidak mengetahui
apa yang dimaksud dengan “point and click”. Point and click adalah jenis game
yang umumnya bertipe adventure atau puzzle. Game bertipe ini dimainkan dengan
menggunakan mouse sebagai penentu arah bagi karakter, game bertipe ini sendiri
sempat meledak dan mengalahkan game console “Atari”, ketika awal kebangkitan
game PC
Macromedia Flash (Sekarang Adobe Flash)
Mungkin sudah banyak orang yang tahu tentang
program yang satu ini. Program ini sebetulnya digunakan untuk membuat
presentasi atau mendisain web. Namun selain itu dengan sedikit kreatifitas anda
dapat membuat game sederhana dengan program ini. Sebab program ini tidak
ditujukan untuk membuat game yang berat.
Macromedia Flash
Program yang satu ini ditujukan untuk membuat
game-game bertipe 3D ataupun 2D. Namun program ini lebih dikhususkan untuk
membuat game bertipe 3D. Tapi untuk tambahan , program ini bisa dikatakan cukup
sulit digunakan bagi anda yang belum memiliki pemahaman dasar tentang 3D maupun
tentang membuat game. Kelebihan dari program ini adalah , anda dapat membuat
game sekelas dengan “Medal of Honor”, “Onimusha” , “ Prince of Persia”, “Ghost
Recon”, ”Grand Theft Auto”, dll .
3D Game Studio
Dalam 3D Game Studio terdapat 3 program
utama,yaitu:
–MED (Model Editor) – Program yang berfungsi sebagai editor model bagi 3D Game Studio
–SED (Script Editor) – Sebagai pengolah script dalam 3D Game Studio,script standar yang dipakai adalah
–MED (Model Editor) – Program yang berfungsi sebagai editor model bagi 3D Game Studio
–SED (Script Editor) – Sebagai pengolah script dalam 3D Game Studio,script standar yang dipakai adalah
C-Script dan Lite C.
–WED (Level Editor) – Sebagai pengolah level/area permainan bagi 3D Game Studio.
–WED (Level Editor) – Sebagai pengolah level/area permainan bagi 3D Game Studio.
Aspek Bisnis Game
1. Konsep
Kegiatan
Sebelum kita
masuk kedalam dunia bisnis game kita harus melakukan perancangan atau konsep
seperti apa yang akan dilakukan dalam bisnis tersebut. Seperti memahami static
game atau jenis genre game yang banyak dimainkan pada saat ini. Jadi ketika
kita melakukan kegiatan Bisnis tersebut tidak ada keraguan atas bisnis yang
dilakukan. Selanjutkan dalam kita melakukan bisnis tersebut kita melakukan
event – event untuk menarik user untuk memainkan game tersebut dengan adanya
tournament atau kejuaran didalam game tersebut
2.
Menghasilkan Nilai
Apa itu
Menghasilkan Nilai? Disini saya akan menjelaksannya pada dunia game. Jadi
setiap developer game yang ada pasti tidak memberikan cuman-cuman game
freetoplay tetapi ada yang namanya Credit Point. CP/Credit Point ialah Cash
yang ada didalam sebuah game, jadi ketika kita membuat suatu item yang tidak
bias dibeli dengan point yang ada didalam game tetapi kita dapat membelinya
dengan CP ini. Contohnya saya suka bermain game Dragon Nest dan saya ingin
membeli Costume, costume ini tidak bisa dibeli dengan gold(jika langsung
diCashShop) tetapi saya membelinya dengan G-cash dan mempunyai costume tersebut
3. Pemasaran
dan Pelayanan.
Disini
bagaimana game tersebut dalam popular? Dalam dunia bisnis jika suatu barang
tidak dipromosikan dan dijelaskan secara detail kepada pelangganan pasti bisnis
tersebut cepat hangus, kenapa? Karena pelanggan tidak tahu apa saja kegunaan
dari suatu produk tersebut. Didalam dunia game pastinya ada yang namanya
CS(Costumer Service) disini kalian dapat mengetahui apa saja yang ada didalam
game tersebut seperti item dan event apa saja yang sedang terjadi. Ini dapat
mempermudah dan memikiat gamer untuk bermain game tersebut karena kemudahaan
mendapatkan suatu informasi
4.Keuntungan
Kita
melakukan bisnis pasti salah satu target ilalah mendapatkan keuntungan yang
diperoleh dari game tersebut. Bukan hanya bermain saja tetapi kita dapat
mendapatkan keuntungannya seperti menjual Item Cash yang dapat memberikan
keuntungan kepada Developer atau bisa Jasa yang dapat memberikan keuntungan
kepada player, dalam aspek keuntungan ini sebenernya kedua belah pihak dapat
memberikan keuntungannya tetepi bagaimana kita saja yang mengelolahnya dengan
bijak.
Demikianlah
tulisan saya tentang aspek teknologi dan bisnis dalam game, semoga bermanfaat
dan dapat menambah wawasan teman-teman, apabila ada kesalahan mohon maaf, sekian
dan terima kasih.
Referensi
Langganan:
Postingan (Atom)
