Jumat, 22 April 2016

Arsitektur Game Engine

 
       Selamat sore menjelang malam nih para teman-teman blogger, dalam bahasan kali ini saya akan melanjutkan dari tulisan sebelumnya yang tentu bahasannya tentang game juga yaitu tentang arsitektur game engine,sebelumnya apakah teman-teman sekalian sudah tahu apakah game engine ? serta bagaimana arsitektur berserta tipe-tipe game engine ? untuk itu berikut penjelasannya...
    Game engine adalah sebuah sistem perangkat lunak (software) yang dirancang untuk pembuatan dan pengembangan suatu video game. Game engine memberikan kemudahan dalam menciptakan konsep sebuah game yang akan di buat. Mulai dari sistem rendering, physics, arsitektur suara scripting, A.I, dan bahkan sistem networking. Game engine dapat dikatakan sebagai jiwa dari seluruh aspek sebuah game.
Tujuan digunakannya game engine adalah untuk mempermudah pembuatan bagianbagian tertentu dalam game, membagibagi pengembangan game menjadi modulmodul tertentu, dan memudahkan kolaborasi antar pihak.


  • Tipetipe Game Engine
    Game engine biasanya datang dengan berbagai macam jenis dan ditujukan untuk berbagai kemampuan pemrogramman. Berikut ini beberapa tipe dari game engine.

- Roll YourGame Engine
  Game engine tipe lebih disukai karena selain kemungkinan besar gratis, tipe game engine ini juga memperbolehkan para developer lebih fleksibel dalam mengitegrasikan komponen yang diinginkan untuk dibentuk sebagai game engine mereka sendiri. Namun kelemahan dari tipe game engine ini banyak engine yang dibuat dengan cara semacam ini malah menyerang balik developernya.

- MostlyReadyGame Engine
 Engine ini biasanya sudah menyediakan semuanya begitu diberikan pada developer/programmer. Semuanya termasuk conth GUI, phisycs, libraries models, texture dan lainlain. Banyak dari mereka yang sudah benarbenar matang, sehingga dapat langsung digunakan untuk scripting sejak hari pertama. Game engine semacam ini memiliki beberapa batasan, terutama jika dibandingkan dengan game engine sebelumnya yang benarbenar terbuka lebar. Hal ini ditujukan agar tidak banyak terjadi error yang mungkin terjadi setelah sebuah game yang menggunakan engine ini dirilis dan masih memungkinkan game enginenya tersebut untuk mengoptimalkan kinerja gamenya. Dengan hal ini dapat menghemat waktu dan biaya dari para developer game.

- PointandClick Engine
  Engine ini merupakan engine yang sangat dibatasi, tetapi dibuat dengan sangat user friendly. Anda bahkan bisa mulai membuat game sendiri menggunakan engine seperti GameMAker, Torque Game Builder dan Unity3D. Dengan sedikit memanfaatkan coding. Kekurangannya terletak pada terbatasnya jenis interaksi yang bisa dilakukan dan biasanya hal ini mencakup semuanya, mulai dari grafis hingga tata suara. Tapi bukan berarti game engine jenis ini tidak berguna, bagi developer cerdas dan memiliki kreativitas tinggi, game engine seperti ini bisa dirubah menjadi sebuah game menyenangkan, seperti Flow. Game engine ini memang ditujukan bagi developer yang ingin menyingkat waktu pemrogramman dan merilis gamegame mereka secepatnya.

  • Elemen pada Game Engine
      Seperti halnya perangkat lunak lainnya, pada geme engine juga terdapat beberapa elemen diantaranya :

* Tools / Data
  Dalam pengembangan game, dibutuhkan data yang tidak semudah menuliskan text files. Dalam pengembangan game, paling tidak dibutuhkan beberapa tools seperti 3d model editor, level editor dan graphics programs. Bahkan jika diperlukan, seringkali kita mengembangkan game engine tersebut dengan menambahkan beberapa code dan fitur yang diperlukan.

* System
  System adalah bagian dari game engine yang berfungsi untuk melakukan komunikasi dengan hardware yang berada di dalam mesin. Jika game engine sudah dibuat dengan baik maka system ini adalah satusatunya bagian yang membutuhkan perubahan yang cukup banyak apabila dilakukan implementasi pada platform yang berbeda. Di dalam system sendiri terdapat beberapa sub system yaitu graphics, input, sound, timer, configuration. System sendiri bertanggung jawab untuk melakukan inisialisasi, update dan mematikan sub system yang terdapat di dalamnya.

* Console
  Dengan menambahkan console, kita dapat merubah setting game dan setting game engine di dalam game tanpa perlu melakukan restart pada game tersebut. Console sendiri lebih sering digunakan dalam proses debugging. Apabila game engine tersebut mengalami error kita tinggal mengoutputkan error message tersebut ke dalam console tanpa harus melakukan restart. Console sendiri dapat dihidupkan dan dimatikan sesuai keinginan.

* Support
   Support adalah bagian yang paling sering digunakan oleh system di dalam game engine. Support sendiri berisi rumusrumus matematika yang biasa digunakan seperti : vector, matrix, memory manager, file loader merupakan dasar dari game engine dan hampir digunakan semua projek game engine.

* Renderer / Engine Core
   Pada game engine, engine core / renderer terdiri dari beberapa sub yaitu visibility, Collision Detection dan Response, Camera, Static Geometry, Dynamic Geometry, Particle Systems, Billboarding, Meshes, Skybox, Lighting, Fogging, Vertex Shading, dan Output.


* Game Interface
  Game interface sendiri merupakan layer diantara game engine dan game itu sendiri. Berfungsi sebagai control yang bertujuan untuk memberikan interface apabila di dalam game engine tersebut terdapat fungsi fungsi yang bersifat dinamis sehingga memudahkan untuk mengembangkan game tersebut.

* The Game
   Merupakan inti dari penggunaan game engine sendiri, sehingga user dapat mengembangkan game tersebut sesuai dengan yang diinginkan.

  • Jenis-Jenis Game Engine
1. Freeware-Blender
- Ogre
- Axiom Engine
- Build Engine
- Cube
- Cube 2
- Panda3D
- Unity

2. Berbayar/ Commercial
- Alamo
- A.L.I.V.E
- BigWorld
- DXStudio
- Dunia Engine
- Euphoria
- GameStudio

     Demikianlah tulisan saya tentang arsitektur game engine, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan teman-teman, apabila ada kesalahan mohon maaf, sekian dan terima kasih.

Referensi :











Rabu, 30 Maret 2016

Aspek Teknologi dan Bisnis dalam Game


        Hai teman-teman, apa kabar nih ? semoga baik-baik saja. Baiklah kali ini saya akan melanjutkan tulisan saya pada blog ini yaitu tentang aspek teknologi dan bisnis dalam game, sebelum kita membahas hal tersebut saya akan membahas tentang game dahulu biar teman-teman sekalian tahu awal game itu dari mana dan sehingga dapat menjadi seperti game-game yang ada sekarang teknologi ya semakin berkembang dan canggih,beginilah awalnya,...
        Tahun 1972, pada saat itu orang belum mengenal konsol atau game komputer, yang mereka tahu adalah video game, yaitu sebuah permainan elektronik yang menampilkan gambar bergerak (video). Sebuah perusahaan bernama Magnavox meluncurkan video game pertama, yaitu Odyssey. Magnavox Odyssey, konsol game pertama di dunia mengoperasikan Pong.Tidak lama setelah itu sebuah game arcade legendaris Atari berjudul “Pong” muncul. Pong merupakan sebuah game sederhana yang mengambil konsep permainan tenis, satu bola dan 2 papan di kiri dan kanan, pemain sebisa mungkin harus berusaha mengembalikan bola ke daerah lawan. Atari merilis Pong dalam bentuk sebuah mesin ding dong bernama Sears. Dan game menurut beberapa ahli seperti berikut : 
  • Chris Crawford, seorang computer game designer mengemukakan bahwa game, pada intinya adalah sebuah interaktif, aktivitas yang berpusat pada sebuah pencapaian, ada pelaku aktif, ada lawan anda.
  • David Parlett, Game adalah sesuatu yang memiliki “akhir dan cara mencapainya”: artinya ada tujuan, hasil dan serangkaian peraturan untuk mencapai keduanya. 
  •  Roger Caillois, seorang sosiolog Perancis, dalam bukunya yang berjudul Les jeux et les hommes menyatakan game adalah aktivitas yang mencakup karakteristik berikut: fun (bebas bermain adalah pilihan bukan kewajiban), separate (terpisah), uncertain, non-productive, governed by rules (ada aturan), fictitious (pura-pura).
  • Clark C. Abt, Game adalah kegiatan yang melibatkan keputusan pemain, berupaya mencapai tujuan dengan “dibatasi oleh konteks tertentu” (misalnya, dibatasi oleh peraturan).
  •  Bernard Suits Game adalah “upaya sukarela untuk mengatasi rintangan yang tidak perlu”. “Rintangan yang tidak perlu”.
  • Greg Costikyan, Game adalah “sebentuk karya seni di mana peserta, yang disebut Pemain, membuat keputusan untuk mengelola sumberdaya yang dimilikinya melalui benda di dalam game demi mencapai tujuan”.
  •  Definisi ini dari buku Rules of Play karya Katie Salen dan Eric Zimmerman, Game adalah “sistem tempat pemain melakukan konflik bohongan, ditentukan oleh aturan, yang memberi hasil terukur”.

Ada 2 cara yang dapat digunakan dalam membuat game, yaitu :
  1. Dengan membuat sendiri program yang akan digunakan untuk membuat game( umumnya professional game developer yang menggunakan cara ini).
  2. Dengan menggunakan program jadi yang tinggal kita gunakan.
    Untuk membuat program sendiri tidak akan kita bahas disini karena tujuan penulisan ini adalah untuk amateur game developer , tapi sekedar pengetahuan saja, untuk membuat program sendiri kita harus memahami bahasa pemrograman , dan untuk membuat program sendiri, kita dapat menggunakan “Visual Basic”, “C++”,dll.

 

Teknologi Game

Game Maker  

 

Game maker merupakan suatu program yang bisa dikatakan cukup simple dan mudah untuk digunakan. Dengan program ini anda dapat menciptakan game jenis apa saja yang anda inginkan seperti: racing,action,fighting,rpg,adventure,puzzle,tactic,simulation,dll. Program ini lebih focus pada game berjenis 2D tetapi program ini juga menyediakan feature yang memungkinkan anda untuk membuat game jenis 3D ,namun anda tidak bisa membuat game sekelas “Halo”, ”Empire Earth”, “Need for Speed”, dengan program ini

 

 RPG MAKER(R.M) 

 

R.M merupakan program yang difokuskan untuk membuat game bertipe R.P.G (Role Playing Game).Program ini bisa dikatakan cukup mudah untuk dipahami, karena dilengkapi dengan tools-tools yang bisa dibilang tidak terlalu rumit. 

 

AGS( Adventure Game Studio)

 

AGS adalah program yang khusus untuk membuat game bertipe “point and click”. Mungkin sebagian dari anda ada yang tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan “point and click”. Point and click adalah jenis game yang umumnya bertipe adventure atau puzzle. Game bertipe ini dimainkan dengan menggunakan mouse sebagai penentu arah bagi karakter, game bertipe ini sendiri sempat meledak dan mengalahkan game console “Atari”, ketika awal kebangkitan game PC

Macromedia Flash (Sekarang Adobe Flash)

 

Mungkin sudah banyak orang yang tahu tentang program yang satu ini. Program ini sebetulnya digunakan untuk membuat presentasi atau mendisain web. Namun selain itu dengan sedikit kreatifitas anda dapat membuat game sederhana dengan program ini. Sebab program ini tidak ditujukan untuk membuat game yang berat.

Macromedia Flash

 

Program yang satu ini ditujukan untuk membuat game-game bertipe 3D ataupun 2D. Namun program ini lebih dikhususkan untuk membuat game bertipe 3D. Tapi untuk tambahan , program ini bisa dikatakan cukup sulit digunakan bagi anda yang belum memiliki pemahaman dasar tentang 3D maupun tentang membuat game. Kelebihan dari program ini adalah , anda dapat membuat game sekelas dengan “Medal of Honor”, “Onimusha” , “ Prince of Persia”, “Ghost Recon”, ”Grand Theft Auto”, dll . 

3D Game Studio

 

Dalam 3D Game Studio terdapat 3 program utama,yaitu:
–MED (Model Editor) – Program yang berfungsi sebagai editor model bagi 3D Game Studio
–SED (Script Editor) – Sebagai pengolah script dalam 3D Game Studio,script standar yang dipakai adalah   
  C-Script dan Lite C.
–WED (Level Editor) – Sebagai pengolah level/area permainan bagi 3D Game Studio.

 

Aspek Bisnis Game


1. Konsep Kegiatan 

Sebelum kita masuk kedalam dunia bisnis game kita harus melakukan perancangan atau konsep seperti apa yang akan dilakukan dalam bisnis tersebut. Seperti memahami static game atau jenis genre game yang banyak dimainkan pada saat ini. Jadi ketika kita melakukan kegiatan Bisnis tersebut tidak ada keraguan atas bisnis yang dilakukan. Selanjutkan dalam kita melakukan bisnis tersebut kita melakukan event – event untuk menarik user untuk memainkan game tersebut dengan adanya tournament atau kejuaran didalam game tersebut

2. Menghasilkan Nilai

Apa itu Menghasilkan Nilai? Disini saya akan menjelaksannya pada dunia game. Jadi setiap developer game yang ada pasti tidak memberikan cuman-cuman game freetoplay tetapi ada yang namanya Credit Point. CP/Credit Point ialah Cash yang ada didalam sebuah game, jadi ketika kita membuat suatu item yang tidak bias dibeli dengan point yang ada didalam game tetapi kita dapat membelinya dengan CP ini. Contohnya saya suka bermain game Dragon Nest dan saya ingin membeli Costume, costume ini tidak bisa dibeli dengan gold(jika langsung diCashShop) tetapi saya membelinya dengan G-cash dan mempunyai costume tersebut

3. Pemasaran dan Pelayanan.

Disini bagaimana game tersebut dalam popular? Dalam dunia bisnis jika suatu barang tidak dipromosikan dan dijelaskan secara detail kepada pelangganan pasti bisnis tersebut cepat hangus, kenapa? Karena pelanggan tidak tahu apa saja kegunaan dari suatu produk tersebut. Didalam dunia game pastinya ada yang namanya CS(Costumer Service) disini kalian dapat mengetahui apa saja yang ada didalam game tersebut seperti item dan event apa saja yang sedang terjadi. Ini dapat mempermudah dan memikiat gamer untuk bermain game tersebut karena kemudahaan mendapatkan suatu informasi
4.Keuntungan 
Kita melakukan bisnis pasti salah satu target ilalah mendapatkan keuntungan yang diperoleh dari game tersebut. Bukan hanya bermain saja tetapi kita dapat mendapatkan keuntungannya seperti menjual Item Cash yang dapat memberikan keuntungan kepada Developer atau bisa Jasa yang dapat memberikan keuntungan kepada player, dalam aspek keuntungan ini sebenernya kedua belah pihak dapat memberikan keuntungannya tetepi bagaimana kita saja yang mengelolahnya dengan bijak.
Demikianlah tulisan saya tentang aspek teknologi dan bisnis dalam game, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan teman-teman, apabila ada kesalahan mohon maaf, sekian dan terima kasih.

Referensi